Bubur Gudheg, Lezat terasa disantap di waktu pagi

Nah, kali ini saya akan mengekspos varian dari masakan khas jogja yaitu Gudheg. Gudheg sendiri sebenarnya ada dua jenis, gudheg basah dan gudheg kering ( yang dikenal dengan Gudheg kendil)

Dan kali ini, saya akan berbicara tentang Bubur Gudheg. Bubur gudeg disajikan dengan telur dadar yang dicacah, kacang tanah dan kedelai yang digoreng, ayam goreng atau rebus yang diiris tipis-tipis, abon daging sapi, dan sedikit kuah gurih semacam kuah opor, dan tentu saja bubur khas Yogyakarta ini, sesuai dengan namanya, disajikan bersama gudeg. Terdapat dua variasi bubur gudeg di Yogyakarta, yakni bubur dengan gudeg kering dan bubur dengan gudeg basah. Kendati berbeda, keduanya sama-sama lezat. Bubur ini terasa bernuansa Yogyakarta karena adanya gudeg dalam penyajiannya.

Bubur gudheg merupakan salah satu alternatif menu sarapan ketika kita sedang berwisata di Yogyakarta. Rasanya yang tidak begitu pedas, tidak begitu manis dengan perpaduan gurihnya santan akan menjadi menu sarapan yang dapat memanjakan lidah anda.

Menikmati bubur gudheg akan lebih istimewa lagi ketika disajikan dengan daun pisang (pincuk). Perpaduan aroma daun pisang dan aroma lezat khas gudheg akan menambah nikmat ketika kita menyantapnya. Tapi, yang perlu anda ketahui adalah kuliner yang satu ini tidak dapat anda jumpai di restoran-restoran atau warung yang biasa menyediakan Gudheg. Melainkan di sudut-sudut kota atau dipinggir-pinggir jalan di Yogyakarta di pagi hari.

Karena bubur gudeg ini tidak ada di restoran, wisatawan bisa mencarinya di pinggir-pinggir jalan di kawasan pemukiman atau di sekitar Pojok Beteng Wetan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lantaran bubur ini merupakan makanan yang cocok untuk menu sarapan pagi, maka bubur gudeg hanya bisa ditemui setiap pagi (antara jam 5 hingga jam 7 pagi). Bila lebih dari kisaran jam itu, maka peminat bubur ini harus menunggu di hari berikutnya.

Soal harga, anda tidak perlu khawatir. Harga dari kuliner ini relatif murah dan sangat terjangkau.

Bagaimana? tertarik mencicipinya…. :D

Tentang Kang Java

Sekedar berbagi tentang pengalamanku Lihat semua yang ditulis oleh Kang Java

41 Tanggapan to “Bubur Gudheg, Lezat terasa disantap di waktu pagi”

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s